Langsung ke konten utama

Single 7.2 Spensa

Setengah Mati Ingin Rangking
Cipt. AYRI
Penyanyi 72 Spensa

Mengapa aku tak pernah
Dapet nilai yang besar
Apakah aku terlalu
Terlalu banyak main-main

Mengapa aku masih saja
Tak mendapat ranking
Padahal aku tlah belajar
Telah belajar dengan giat

Mungkin ini bukan
takdirku
Atau ini bukan
nasibku
Terus terang...

Reff:
Aku inginkan ranking
Setengah mati inginkan
Tiada henti inginkan rangking
Masih niat ku begini
Aku tetap inginkan rangking

Mengapa nilai tak pernah
Berpihak kepadaku
Apakah aku terlalu,
Terlalu banyak main basket

Mungkin ini bukan
takdirku
Mungkin ini bukan
nasibku
Terus terang....


Back to reff

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SMP Negeri 1 Palembang

Assalamu'alaikum! Post kali ini akan membahas singkat tentang SMP Negeri 1 Palembang yang merupakan SMP tercintaku!!:3  Post di sini juga berdasarkan pengalaman pribadi yaa~ Mari mulai SMP Negeri 1 Palembang aka spensa palembang, merupakan satu-satunya SMP peninggalan zaman Belanda di Kota Palembang. Hal ini terbukti dengan gedung bangunan lama yang bergaya zaman Belanda dengan pintu & jendela yang besar dan panjang. SMP Negeri 1 Palembang berlokasi di Jalan Pangeran Ario Kesuma Abdurohim, Talang Semut, Bukit Kecil, Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. Dulunya SMP Negeri 1 Palembang merupakan salah satu sekolah RSBI, namun semenjak RSBI dihapuskan SMP Negeri 1 Palembang tetap menjadi sekolah unggulan & favorit di Palembang. Dulu spensa pernah memiliki 2 jenis kelas yaitu, reguler dan bilingual. Namun, semenjak tahun 2010-2011 saat masih ada program RSBI, spensa sepenuhnya menggunakan program bilingual, kelas reguler dihapuskan. Lalu, setelah program RSBI dihapuskan ya be...

Sekilas Cerita Hidup: Kedokteran atau STAN

Ah, baru beberapa hari juga aku meninggalkannya.. Aku rindu. Dulu, setiap kembali ke sana, aku merasa sedih. Sekarang? Meninggalkannya ternyata begitu berat jua. Bintaro... Tempatku belajar ilmu kehidupan selama kurang lebih satu tahun.. Politeknik Keuangan Negara STAN, Kampus Ali Wardhana... Kampus kebanggaanku! Ya, aku sangat bersyukur dan bangga karena Allah telah memberikanku kesempatan untuk berkuliah di kampus ini. Kampus impian begitu banyak orang. Kampus dimana yang mengajarkan aku untuk semakin banyak bersyukur atas nikmat-Nya. Miniatur Indonesia? Hm.. bisa jadi. 20 Juli 2018 Tepat hari itu aku mengundurkan diri dari Politeknik Keuangan Negara STAN. Sedih bercampur haru menjadi satu di hari itu. Rasanya berat juga meninggalkan semua yang ada di sana. Teman-teman, dosen, lingkungan kampus, dan semua hal yang ada di sana... Serta semua hal yang bermula di sana... Hari itu, menjadi awal bagiku untuk memulai kembali lembaran baru dari kisah kehid...

Kelam

Tentu ada saatnya kita merasa terpuruk, ada saatnya di mana kita merasa kita berada di masa-masa kelam, masa di mana kita ingin mengakhiri sesuatu namun tidak bisa, masa di mana ingin memberhentikan tapi tak bisa, masa di mana ingin rasanya pergi ke masa yang lalu, masa di mana ingin waktu terasa cepat berlalu, masa di mana lebih baik hilang di telan bumi ataupun masa di mana lebih baik mati daripada hidup. Pasti salah satu situasi tersebut pernah dirasakan:)) Kali ini kharin, ngga bakal nulis cuma mau ngucapin makasih banyak sangat sangat makasih sama semua yang udah bantu kharin di mana kharin lagi dalem keadaan sedih kapanpun, terutama saat 'down' karena sekolah waktu itu hehe. Karena kalian Kharin masih bisa survive dan terus mencoba adaptasi, support kalian sangat membantu walau cuma sedikit. Mulai dari ada yang nangis waktu itu pas denger ceritanya(?), ada yang kasih quote sampe kharin capt, ada yang selalu nyemangatin kharin via line walau jauh:)) hehe, ada yang bilang k...