Langsung ke konten utama

Mengetuk Pintu

Siapa sangka pada akhirnya kali ini perempuan itu terlanjur membiarkan seseorang untuk masuk, setelah sekian lama menjaga dan menutup pintu secara rapat.

Dari banyaknya yang telah mengetuk pintu dan mencoba membuka pintu dengan berbagai usaha, hanya kamu yang tanpa disadari disilakan untuk masuk.

Membuka pintu dengan lembut, penuh perhatian, tutur kata yang halus serta cara yang tak biasa lainnya.

Pada akhirnya, entah rasa ini dari mana, kagum itu berubah menjadi lebih dari itu.

Namun, sayang, dikira menetap, namun ternyata kamu hanya bertamu sesaat.


Dibalik ketidakpedulian mendalam yang dibuat perempuan itu di depanmu, ada resah yang mendalam dan hati yang telah jatuh.

Dibalik diamnya perempuan itu melihat kamu bersama yang lain, ada hati yang telah teriris.

Namun, tak mungkin perempuan itu menggadaikan iman kepada-Nya hanya karena sebuah rasa yang bahkan tak pasti bentuknya, dia memilih diam.


Sebesar dan sedalam apapun perasaan perempuan itu untuk bisa memilikimu, cukup ia titipkan rasa ini kepada-Nya, tak berani meminta lebih.

Kamu mengajarkan banyak hal, terutama mengajarkan keikhlasan.

Jika memang tidak bisa dinanti, maka ambil dia dengan penuh keberanian atau lepaskan dia dengan penuh keikhlasan.

Jika nanti pada akhirnya doa perempuan itu dan doamu tak sama dan tak bersatu, ia harap ia bisa menerima dengan ikhlas walau jauh di relung terdalamnya doa itu dapat bersatu.


Semoga bukan hanya saling mendoakan, tapi tetap berusaha saling menjaga perasaan yang ada.












Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sekilas Cerita Hidup: Kedokteran atau STAN

Ah, baru beberapa hari juga aku meninggalkannya.. Aku rindu. Dulu, setiap kembali ke sana, aku merasa sedih. Sekarang? Meninggalkannya ternyata begitu berat jua. Bintaro... Tempatku belajar ilmu kehidupan selama kurang lebih satu tahun.. Politeknik Keuangan Negara STAN, Kampus Ali Wardhana... Kampus kebanggaanku! Ya, aku sangat bersyukur dan bangga karena Allah telah memberikanku kesempatan untuk berkuliah di kampus ini. Kampus impian begitu banyak orang. Kampus dimana yang mengajarkan aku untuk semakin banyak bersyukur atas nikmat-Nya. Miniatur Indonesia? Hm.. bisa jadi. 20 Juli 2018 Tepat hari itu aku mengundurkan diri dari Politeknik Keuangan Negara STAN. Sedih bercampur haru menjadi satu di hari itu. Rasanya berat juga meninggalkan semua yang ada di sana. Teman-teman, dosen, lingkungan kampus, dan semua hal yang ada di sana... Serta semua hal yang bermula di sana... Hari itu, menjadi awal bagiku untuk memulai kembali lembaran baru dari kisah kehid...

SMP Negeri 1 Palembang

Assalamu'alaikum! Post kali ini akan membahas singkat tentang SMP Negeri 1 Palembang yang merupakan SMP tercintaku!!:3  Post di sini juga berdasarkan pengalaman pribadi yaa~ Mari mulai SMP Negeri 1 Palembang aka spensa palembang, merupakan satu-satunya SMP peninggalan zaman Belanda di Kota Palembang. Hal ini terbukti dengan gedung bangunan lama yang bergaya zaman Belanda dengan pintu & jendela yang besar dan panjang. SMP Negeri 1 Palembang berlokasi di Jalan Pangeran Ario Kesuma Abdurohim, Talang Semut, Bukit Kecil, Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. Dulunya SMP Negeri 1 Palembang merupakan salah satu sekolah RSBI, namun semenjak RSBI dihapuskan SMP Negeri 1 Palembang tetap menjadi sekolah unggulan & favorit di Palembang. Dulu spensa pernah memiliki 2 jenis kelas yaitu, reguler dan bilingual. Namun, semenjak tahun 2010-2011 saat masih ada program RSBI, spensa sepenuhnya menggunakan program bilingual, kelas reguler dihapuskan. Lalu, setelah program RSBI dihapuskan ya be...

Yuk Masak: Pindang Kerang

Halo semuaaaa!!! Assalamu'alaikum^^ Apa kabarnya? Semoga kalian semua selalu berada dalam lindungan Allah swt Aamiin Kali ini (dan semoga ke depan) akan ada pojok "Yuk Masak" hehe... Aku pribadi tentunya masih amatir dalam hal masak-memasak, tapi karena terinspirasi dari temen-temen yang mulai banyak merambah ke dunia bisnis, khususnya bidang kuliner, jadi kepikiran juga untuk berbagi resep makanan yang suka aku buat di sini. Semoga temen-temen yang sekarang sedang merambah ke dunia bisnis, sukses selalu yaa! Dan semoga resep masakan yang ditulis di sini sesuai dengan selera kalian yaa. Karena soal rasa menurut aku memang bergantung sesuai selera lidah masing-masing:') ------------------------- Bahan-bahan: 250 gr kerang 4 siung bawang merah 2 siung bawang putih 2 buah cabe merah keriting (boleh ditambahkan sesuai selera, kalau lebih suka pedas) 1 ruas jari kunyit 1 batang serai (bagian bawahnya saja, geprek) 1 sdm gula Garam secuk...