Langsung ke konten utama

Postingan

Different

Sepi... Hampa... Berbeda... Biarlah hanya aku dan diri-Nya yang tau. Biarkan itu menjadi sebuah misteri. Tak perlu kau mencari tahu. Lebih baik kau mencari hal lain yang lebih bermanfaat daripada hanya mencari tahu atau menunggu misteri itu terpecahkan. Biarkan aku dan Dia yang mengetahui, Dia Dzat yang Maha Membolakbalikan Hati.  Butuh waktu untuk memulai lagi dari awal. Butuh waktu untuk menata ulang semua itu. Tapi apa daya jika memang sudah ditakdirkan begitu. Biarkan aku menerima dan menyimpan sendiri. Tak perlu ada yang tahu, apa yang sebenarnya. Biarkan mereka berkata begini dan begitu, tapi biarkanlah pula aku sendiri yang mengetahui yang mana sebenarnya.  Teruntuk kau, tak perlu kau membuang waktumu lebih lama lagi. Lebih baik mencari yang lain, daripada yang menunggu tanpa sebuah kejelasan. Mencari yang lebih baik dan terus untuk mencoba istiqamah di jalan-Nya. Mencoba untuk memantaskan dirimu di hadapan-Nya lebih baik daripada melakukan sesuatu hal yang...

Rindu

Mengapa rasanya begitu sulit tuk melupakanmu? Lama sudah kita tak berjumpa Lama sudah kita tak bertegur sapa Lama sudah kita tak berbincang Ah, jangankan berjumpa, jangankan berbincang, hanya menanya kabar melalui sosial media saja sudah lama sekali tak pernah... Apa kabar kau yang di sana? Kuharap kau selalu di dalam lindungan-Nya... Sudah berapa tahun kita tak bertemu? Mungkin kita pernah dipertemukan kembali, namun pertemuan itu hanya sepihak, karena hanya aku yang melihatmu dan kau tak melihatku. Aneh bercampur takut rasanya untuk menemui kembali dan berbincang denganmu kembali. Tapi, aku merindukan itu... canda, tawa kita bersama, lama sekali rasanya tak pernah terulang.  Kau masih kuanggap seperti yang dahulu. Kau yang selalu kukagumi, meski kau tak pernah tahu. Mungkin kau tak akan pernah, karena kita memang terlalu dekat dan merasa sudah seperti keluarga sendiri, sehingga kau tak pernah sadar. Tahukah kau? Kau masih selalu menjadi orang yang kukagumi, y...

Untuk Apa

Untuk apa Untuk apa cinta tanpa kejujuran Untuk apa cinta tanpa perbuatan Tak ada artinya Untuk apa Untuk apa cinta tanpa pembuktian Untuk apa status kita pertahankan Bila sudah tak lagi cinta (Untuk Apa - Maudy Ayunda)  Hiyaaa!!:3 lirik lagu di atas cuma buat tambahan aja kok hehe. Ya, mungkin bagi beberapa orang yang lagi ngalamin cerita yang sama dengan kisah lagu tersebut boleh kok didengerin atau searching  liriknya yang full.  'Untuk apa'  Mungkin benar apa yang dikatakan bahwa Jodoh itu di tangan Tuhan. Layaknya cinta dalam diam kisah Ali - Fatimah, yang penuh haru dan perjuangan. Alangkah indahnya seperti itu. Tetap beristiqamah, memperbaiki diri masing-masing, namun akhirnya dipertemukan pula. Tak ada yang tahu jodoh kita siapa, akan bertemu di mana, kapan akan bertemu, bagaimana pertemuan tersebut. Mungkin bisa saja pernah bertemu di masa kecil, atau saat masih duduk di bangku SD, SMP, SMA, kuliah, tempat kerja atau mungkin saja belum pernah bertemu sebelum...

30 Oktober

30 Oktober 2015. Tepat 44 tahun yang lalu, engkau dilahirkan. Tepat 15 tahun 10 bulan 28 hari yang lalu, engkau melahirkan. Happy birthday, mama! Semua orang tahu betapa besar pengorbananmu untuk melahirkan seorang anak. Engkau rela bertaruh nyawa demi buah hatimu agar terlahir ke dunia, agar dapat merasakan indahnya dunia. Tentu peluh membasahi tubuhmu, walau aku tak dapat mengingat sedikitpun saat-saat itu. Tapi aku yakin, aku turut merasakan bahagia. Walau mungkin aku menyulitkan dirimu mulai sejak saat dikandungan, mencemaskanmu dan membuat khawatir dirimu. Tapi aku yakin engkau pasti tersenyum bahagia, saat mendengar tangis pertamaku. 15 tahun 10  bulan 28 hari, aku sudah tinggal bersamamu ke dunia. Melewati manis pahitnya hidup ini, meski aku tahu tak seberapa pengalamanku akan pengalamanmu. Begitu panjang sudah perjuanganmu. Aku bersyukur kepada-Nya aku dilahirkan dari rahim seorang ibu sepertimu. Aku sangatlah bersyukur, tiada henti aku mengucap syukur, dilahir...

Organisasi

Assalamu'alaikum akhi wa ukhti^^ Apa kabarnya? Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar! Semoga readers  sekalian selalu berada di dalam lindungan Allah swt.. Aamiin Akhirnya, sampailah sebuah ide penerangan yang ntah dari mana kabarnya di pertengahan bulan ini untuk menulis aka memposting sebuah tulisan yang benar-benar sangat tidak berkualitas;') apalah daya saya seorang penulis yang masih belajar dan amatir sekali huhu... *jadi curhat* Sekali lagi mau ngucapin terima kasih selalu kepada kalian-kalian yang tidak kuketahui tetapi tetap membaca blog  alay nan tidak berkualitas ini... Tiap cek blog Alhamdulillah selalu ada viewers  nya.. Akhirnya, anon yang minta post bulan lalu ketawan juga ya hehe:3 Sekarang siapa lagikah kalian wahai silent reader blog ini, mengakulah(?) Dah ah, yok kita mulai aja masuk ke tulisannya, sebelumnya maafkan jikalau tulisan ini terlalu berat atau membosankan.. yang biasanya sih emang selalu membosankan, jadi mohon dimaafkan ya.... ...

White Lie

Mau tidak mau, harus tidak harus, semua pasti akan berakhir... Namun, berakhir dengan cara yang berbeda... Apa yang memiliki awal tentu memiliki akhir... Namun, tak ada yang tahu bagaimana akhirnya... Bisa saja bahagia atau sedih atau menggantung. White Lie. Mungkin pernah terpikirkan olehku bahwa akhirnya akan seperti ini, namun tak pernah terbayangkan olehku bahwa itu akan menjadi kenyataan. Bersamamu. Susah payah aku mencoba untuk meneguhkan pendirianku, agar tidak kembali lagi jatuh ke lubang yang sama. Tapi apa daya, saat pikiran berusaha keras untuk menolak, namun hati masih mengatakan sedikit untuk menerima. Walau hanya sedikit, namun jika hati yang berbicara mungkin itu bisa menjadi masalah besar.  Berbeda, rasanya. Sangat berbeda. Aku pikir tak ada yang berubah, namun ternyata hatiku juga sejalan dengan pikiranku sekarang untuk menolak. Tapi apa daya, nasi sudah menjadi bubur. Sekarang aku hanya bisa pasrah dan mengikuti skenario kehidupan yang mungkin m...

Akhi, bantu aku...

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Di malam ini atau lebih tepatnya dini hari ini(?) saya akan menulis sebuah cerita lagi hehe. Sekali lagi mohon maaf jika cerita ini menyinggung atau menyindir atau tidak berkenan di hati pembaca sekalian, karena sebenarnya ini hanyalah sebuah ketidaksengajaan dan sama sekali tidak bermaksud apapun. Selamat membaca^^ Sebelumnya, jikalau memang pembaca tidak berkenan, membacanya tidak usah diteruskan juga tidak apa-apa kok dan maaf kalau terdapat beberapa kalimat yang kurang tepat karena ilmu yang saya dapat belum seberapa, karena saya juga masih belajar hehe. -Perhatian- Jangan baper (bawaan laper maksudnya) Akhi, bantu aku... Pertemuan pertama kita mungkin memang tidak berkesan, entah kapan aku pernah bertemu denganmu. Apakah pertemuan pertama kita ialah pertemuan pertama yang kita ingat atau sebelumnya kita pernah bertemu sebelum aku mengenalmu? Pernahkah kita bertemu saat masih anak-anak atau bayi atau bahkan sa...