Langsung ke konten utama

Postingan

White Lie

Mau tidak mau, harus tidak harus, semua pasti akan berakhir... Namun, berakhir dengan cara yang berbeda... Apa yang memiliki awal tentu memiliki akhir... Namun, tak ada yang tahu bagaimana akhirnya... Bisa saja bahagia atau sedih atau menggantung. White Lie. Mungkin pernah terpikirkan olehku bahwa akhirnya akan seperti ini, namun tak pernah terbayangkan olehku bahwa itu akan menjadi kenyataan. Bersamamu. Susah payah aku mencoba untuk meneguhkan pendirianku, agar tidak kembali lagi jatuh ke lubang yang sama. Tapi apa daya, saat pikiran berusaha keras untuk menolak, namun hati masih mengatakan sedikit untuk menerima. Walau hanya sedikit, namun jika hati yang berbicara mungkin itu bisa menjadi masalah besar.  Berbeda, rasanya. Sangat berbeda. Aku pikir tak ada yang berubah, namun ternyata hatiku juga sejalan dengan pikiranku sekarang untuk menolak. Tapi apa daya, nasi sudah menjadi bubur. Sekarang aku hanya bisa pasrah dan mengikuti skenario kehidupan yang mungkin m...

Akhi, bantu aku...

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Di malam ini atau lebih tepatnya dini hari ini(?) saya akan menulis sebuah cerita lagi hehe. Sekali lagi mohon maaf jika cerita ini menyinggung atau menyindir atau tidak berkenan di hati pembaca sekalian, karena sebenarnya ini hanyalah sebuah ketidaksengajaan dan sama sekali tidak bermaksud apapun. Selamat membaca^^ Sebelumnya, jikalau memang pembaca tidak berkenan, membacanya tidak usah diteruskan juga tidak apa-apa kok dan maaf kalau terdapat beberapa kalimat yang kurang tepat karena ilmu yang saya dapat belum seberapa, karena saya juga masih belajar hehe. -Perhatian- Jangan baper (bawaan laper maksudnya) Akhi, bantu aku... Pertemuan pertama kita mungkin memang tidak berkesan, entah kapan aku pernah bertemu denganmu. Apakah pertemuan pertama kita ialah pertemuan pertama yang kita ingat atau sebelumnya kita pernah bertemu sebelum aku mengenalmu? Pernahkah kita bertemu saat masih anak-anak atau bayi atau bahkan sa...

Jika kau harus pergi...

Jika kau harus pergi... Untuk apa kau pernah berada di sisiku? Untuk apa kau pernah membuatku bahagia? Untuk apa kau pernah berhasil membuatku bangkit? Untuk apa kau pernah memberi sebuah kenangan manis, jika pada akhirnya kau akan pergi begitu saja. Awalnya aku mencoba untuk bertingkah tidak ingin mengenal dirimu dan bertingkah asing bagimu agar kau dan aku tak akan pernah mengenal secara dekat. Tapi apa daya mungkin memang telah ditakdirkan begitu, kau dan aku mulai dekat. Sebagai teman. Namun, saat itu aku masih mencoba menganggapmu sebagai orang asing yang hanya kukenal sesaat. Aku tidak mau peduli terhadapmu, karena aku terlalu takut mengulangi kejadian yang sama. Terlalu takut terjatuh lagi. Terjatuh ke lubang yang sama untuk kesekian kalinya. Lama kita berteman seperti teman biasa. Aku masih menganggapmu teman seperti awal pertemuan kita yang tidak disengaja. Kurasa tak ada yang berbeda. Namun, ternyata aku salah besar. Salah nol besar. Saat kau mulai terasa menghi...

3 hari penuh makna!

Assalamu'alaikum wr wb Akhirnya kembali lagi bersama saya!!!:3 kali ini saya akan membahas 3 hari penuh makna di bangku sekolah putih abu-abu hehe. Apa sih 3 hari penuh makna itu? LKS! Yap, LKS. Hari ini saya akan cerita sedikit tentang LKS sedikit curcol sih ele wkwk Baiklah, mari kita mulai. Sebelumnya, mau diingatkan kembali jikalau ada yang merasa tersinggung dengan apa yang ada di dalam ini, mohon maaf sebesar-besarnya karena awalnya memang tidak ada niat untuk menyinggung, menyindir dan sejenisnya. Hanya bermaksud berbagi pengalaman kok:3 Tahun saya itu merupakan LKS angkatan ke 23, di mana yang terselenggara pada tanggal 14-16 Mei 2015 dan sebelumnya kami sudah mengikuti 2 kali TM.  Mulai dari TM pertama, kami semua dihimbau untuk ikut TM dan setelah sekolah kami langsung ke aula untuk mengikuti TM pertama. Saat TM pertama, banyak sekali yang dateng nyaris lengkap sih yang ngga ikut ya karena emang udah ngga masuk dari pagi karena sakit atau emang izin. Aula penuh sekali bun...

Another Day with You

Ya, another day with you. Bersamamu. Walau aku tak mengharapkan hari itu di mana kita bersama kembali, walau hanya sebentar, dalam hitungan jam, tapi setidaknya itu termasuk another day with you. Tapi, entah mengapa aku merasa ada yang berbeda… Sangat berbeda. Berbeda jauh dari terakhir kali kita bertemu. Pertemuan yang tak pernah diharapkan, justru terjadi. Di saat dulu ku mengharapkan sebuah pertemuan denganmu, justru pertemuan itu tak pernah terjadi. Bertemu denganmu secara tidak sengaja, membuat hatiku yang semula telah melupakanmu kembali merasakan sesuatu yang dulu pernah kurasakan. Namun, pikiranku terus berkata tidak, tapi apa daya hati berkata lain. Berusaha kukuatkan hatiku untuk mengikuti pikiranku untuk mengatakan tidak, agar rasa yang dulu pernah hinggap di hatiku kini tidak hinggap lagi. Walau kita sudah lama tak berjumpa dan ditemukan dengan pertemuan yang tak diharapkan, kau masih seperti yang dulu, tak banyak yang jauh berubah darimu.  Kita habiskan waktu dalam dia...

Let it go

Selamat malam! Kali ini bertemu lagi dengan postingan saya yang umumnya sangat-sangat tidak jelas. Ngga ada kerjaan. Insomnia. Alhasil ini dia postingan hehe:3 Kemarin itu nyepi loh, hatinya kalian ikutan nyepi juga ngga? *apa ini*  Baiklah, di malam yang sesunyi ini aku sendiri tiada yang menemani, wah kok jadi nyanyi(?). Maafkan diriku yang malem ini bener-bener ngga jelas😘. Okeoke seriusan deh kali ini hehe, malem ini kharin akan ngebahas tentang let it go, ya iyalah dari judulnya aja udah gitu. Yok mari!! Sekali lagi diingatkan bahwa semua ini tidak bermaksud menyindir atau hal lainnya, jika ada kesalahan atau kesamaan cerita atau dalam hal apapun itu semua tidak disengaja dan tidak ada maksud tersembunyi.  "Let it go" Terdiri dari 3 kata, 7 huruf. Simple. Tapi artinya belum tentu sesimple kalimat itu. Dibalik kalimat tersebut menyimpan banyak rahasia, kesedihan, lara, duka, kepedihan, kekecewaan, yang mengharuskan untuk mengikhlaskan sesuatu walau pada beberapa orang me...

Yeah, you

Mungkin ini saatnya... Tak bisa lagi dipungkiri... Jika hati yang telah berbicara? Logika tak bisa berpikir lagi Terima kasih atas semuanya Terima kasih atas suka Terima kasih atas duka Terima kasih sudah berada di saat titik terendahku, di saat aku sedang lemah, terima kasih sudah berada di sampingku di saat titik tertinggiku, di saat aku sedang kuat.  Begitu banyak pelajaran kehidupan yang telah kudapat, pelajaran yang tak diajari di sekolahan, namun berguna pada saatnya nanti. Pelajaran kehidupan. Terima kasih karena telah pernah mewarnai kisah hidupku di dunia, turut campur dalam hidupku. Walau mungkin tak lama, hanya dalam hitungan tahun. Setidaknya, kau pernah menjadi sahabat bagiku. Entahlah kau menganggapku apa sekarang, namun sampai kapanpun aku akan tetap menganggapmu sebagai Saudara. Saudara Muslimku. Banyak hal yang telah kau ajari. Nasihat. Motivasi. Penyemangat. Teman. Pelajaran. Sahabat. Saudara. Musuh.  Mungkin aku hanya sebagian keci...