Langsung ke konten utama

Postingan

3 hari penuh makna!

Assalamu'alaikum wr wb Akhirnya kembali lagi bersama saya!!!:3 kali ini saya akan membahas 3 hari penuh makna di bangku sekolah putih abu-abu hehe. Apa sih 3 hari penuh makna itu? LKS! Yap, LKS. Hari ini saya akan cerita sedikit tentang LKS sedikit curcol sih ele wkwk Baiklah, mari kita mulai. Sebelumnya, mau diingatkan kembali jikalau ada yang merasa tersinggung dengan apa yang ada di dalam ini, mohon maaf sebesar-besarnya karena awalnya memang tidak ada niat untuk menyinggung, menyindir dan sejenisnya. Hanya bermaksud berbagi pengalaman kok:3 Tahun saya itu merupakan LKS angkatan ke 23, di mana yang terselenggara pada tanggal 14-16 Mei 2015 dan sebelumnya kami sudah mengikuti 2 kali TM.  Mulai dari TM pertama, kami semua dihimbau untuk ikut TM dan setelah sekolah kami langsung ke aula untuk mengikuti TM pertama. Saat TM pertama, banyak sekali yang dateng nyaris lengkap sih yang ngga ikut ya karena emang udah ngga masuk dari pagi karena sakit atau emang izin. Aula penuh sekali bun...

Another Day with You

Ya, another day with you. Bersamamu. Walau aku tak mengharapkan hari itu di mana kita bersama kembali, walau hanya sebentar, dalam hitungan jam, tapi setidaknya itu termasuk another day with you. Tapi, entah mengapa aku merasa ada yang berbeda… Sangat berbeda. Berbeda jauh dari terakhir kali kita bertemu. Pertemuan yang tak pernah diharapkan, justru terjadi. Di saat dulu ku mengharapkan sebuah pertemuan denganmu, justru pertemuan itu tak pernah terjadi. Bertemu denganmu secara tidak sengaja, membuat hatiku yang semula telah melupakanmu kembali merasakan sesuatu yang dulu pernah kurasakan. Namun, pikiranku terus berkata tidak, tapi apa daya hati berkata lain. Berusaha kukuatkan hatiku untuk mengikuti pikiranku untuk mengatakan tidak, agar rasa yang dulu pernah hinggap di hatiku kini tidak hinggap lagi. Walau kita sudah lama tak berjumpa dan ditemukan dengan pertemuan yang tak diharapkan, kau masih seperti yang dulu, tak banyak yang jauh berubah darimu.  Kita habiskan waktu dalam dia...

Let it go

Selamat malam! Kali ini bertemu lagi dengan postingan saya yang umumnya sangat-sangat tidak jelas. Ngga ada kerjaan. Insomnia. Alhasil ini dia postingan hehe:3 Kemarin itu nyepi loh, hatinya kalian ikutan nyepi juga ngga? *apa ini*  Baiklah, di malam yang sesunyi ini aku sendiri tiada yang menemani, wah kok jadi nyanyi(?). Maafkan diriku yang malem ini bener-bener ngga jelas😘. Okeoke seriusan deh kali ini hehe, malem ini kharin akan ngebahas tentang let it go, ya iyalah dari judulnya aja udah gitu. Yok mari!! Sekali lagi diingatkan bahwa semua ini tidak bermaksud menyindir atau hal lainnya, jika ada kesalahan atau kesamaan cerita atau dalam hal apapun itu semua tidak disengaja dan tidak ada maksud tersembunyi.  "Let it go" Terdiri dari 3 kata, 7 huruf. Simple. Tapi artinya belum tentu sesimple kalimat itu. Dibalik kalimat tersebut menyimpan banyak rahasia, kesedihan, lara, duka, kepedihan, kekecewaan, yang mengharuskan untuk mengikhlaskan sesuatu walau pada beberapa orang me...

Yeah, you

Mungkin ini saatnya... Tak bisa lagi dipungkiri... Jika hati yang telah berbicara? Logika tak bisa berpikir lagi Terima kasih atas semuanya Terima kasih atas suka Terima kasih atas duka Terima kasih sudah berada di saat titik terendahku, di saat aku sedang lemah, terima kasih sudah berada di sampingku di saat titik tertinggiku, di saat aku sedang kuat.  Begitu banyak pelajaran kehidupan yang telah kudapat, pelajaran yang tak diajari di sekolahan, namun berguna pada saatnya nanti. Pelajaran kehidupan. Terima kasih karena telah pernah mewarnai kisah hidupku di dunia, turut campur dalam hidupku. Walau mungkin tak lama, hanya dalam hitungan tahun. Setidaknya, kau pernah menjadi sahabat bagiku. Entahlah kau menganggapku apa sekarang, namun sampai kapanpun aku akan tetap menganggapmu sebagai Saudara. Saudara Muslimku. Banyak hal yang telah kau ajari. Nasihat. Motivasi. Penyemangat. Teman. Pelajaran. Sahabat. Saudara. Musuh.  Mungkin aku hanya sebagian keci...

Jauh

Apa dayaku? Ku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ku hanya bisa menatap candamu. Ku hanya bisa menatap tawamu. Ku hanya bisa menatap punggungmu. Ku hanya bisa menatap mu dari kejauhan. Tahukah kau? Begitu sakit rasanya. Hanya mampu melihatmu dari kejauhan. Tak bisa menyapamu, jangankan menyapa. Tersenyum ke arahmu pun tak bisa. Kau hanya bercanda dan tertawa dengan sekelilingmu.  Tak lihatlah kau aku yang sedang menunggumu dari kejauhan? Berharap kau akan berpaling ke arahku dan memberikan sedikit senyumanmu itu kepadaku yang sedang menatapmu dari kejauhan. Entah berapa lama kita sudah tidak bertemu, hari, bulan bahkan hitungan tahun, entahlah aku sudah lupa kapan kita terakhir kali bertemu. Namun, tak ada yang berubah darimu. Senyummu yang manis, tawamu yang iklhas masih sama dengan terakhir kali kita bercanda. Tingkahmu yang ceria, masih sama. Kau yang selalu mencoba untuk menjadi pemimpin, masih selalu sama. Tak ada yang berubah.  Aku merindukan dirimu, saat-saat kita tert...

SMP Negeri 1 Palembang

Assalamu'alaikum! Post kali ini akan membahas singkat tentang SMP Negeri 1 Palembang yang merupakan SMP tercintaku!!:3  Post di sini juga berdasarkan pengalaman pribadi yaa~ Mari mulai SMP Negeri 1 Palembang aka spensa palembang, merupakan satu-satunya SMP peninggalan zaman Belanda di Kota Palembang. Hal ini terbukti dengan gedung bangunan lama yang bergaya zaman Belanda dengan pintu & jendela yang besar dan panjang. SMP Negeri 1 Palembang berlokasi di Jalan Pangeran Ario Kesuma Abdurohim, Talang Semut, Bukit Kecil, Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia. Dulunya SMP Negeri 1 Palembang merupakan salah satu sekolah RSBI, namun semenjak RSBI dihapuskan SMP Negeri 1 Palembang tetap menjadi sekolah unggulan & favorit di Palembang. Dulu spensa pernah memiliki 2 jenis kelas yaitu, reguler dan bilingual. Namun, semenjak tahun 2010-2011 saat masih ada program RSBI, spensa sepenuhnya menggunakan program bilingual, kelas reguler dihapuskan. Lalu, setelah program RSBI dihapuskan ya be...

Hurt

Tau ngga rasanya sakit yang dalem banget? Nyesek sampe ngga bisa ngomong apa apa lagi? Dalem banget.  Quote di atas emang bener sih, takut terkadang buat bahagia. Karena apa? Karena takut buat sakit lagi. Pernah ngerasain kayak gitu? Pernah? Pastinya rasanya ngga enak kan. Sakit banget. Nyesek. Saat udah tiba-tiba bahagia di saat yang kamu ingin bahagia, tapi tiba-tiba pupus seketika. Hancur semuanya.  Saat kamu udah sayang banget sama seseorang, tapi tahu dia masih sayang sama orang lain gimana. Sakit kan? Saat kamu udah ngerasa nyaman sama seseorang, tapi kamu ditinggal begitu aja. Sakit kan? Saat kamu udah nunggu lama-lama buat dapetin dia, rela ngorbanin banyak hal, tapi dia begitu aja. Sakit kan? Saat kamu udah pernah mutusin dia, terus baru nyesel mutusin dia. Sakit kan? Saat kamu udah digossipin sana-sini, padahal kamu masih stuck sama seseorang yang gossipnya ngga nyebar kemana-mana dan berharap sama dia. Sakit kan? Saat kamu cuma di dalam zona friendzone tanpa ada kem...